Siapakah diantara Anda
yag tidak suka pedas? Tentunya banyak orang menyukai makanan pedas khususnya
kaum hawa. Bagi anda yang hobi dengan makanan pedas, makanan yang mengandung
banyak cabai sudah menjadi santapan sehari-hari bukan? Tapi untuk sebagian orang,
makan makanan yang pedas bisa menyebabkan menangis alias mata dan hidung
berair. Hmmm, Apa ya penyebabnya......?
Profile
- Me_yh@
- Im just an ordinary person seseorang yang ingin menjadi bintang agar bias meneranginya, ingin menjadi angin agar bisa mendinginkannya dikala panas, menjadi air untuk menghilangkan rasa dahaganya, menjadi selimut yang bisa menghangatkan tidurnya, menjadi pengembara agar bisa menemaninya dalam menempuh perjalanan, menjadi sajadah panjangnya agar selalu menjadi tempat air matanya mengalir, menjadi tangan yang halus agar bisa menyeka air matanya dengan lembut, menjadi peri kecilnya agar bisa meneduhkan hati, jiwa dan pikirannya Ibu..... Mari kita berpegangan tangan Satukan kekuatan cinta Berjalan bersama dalam mencapai ridho-Nya
Total Pengunjung
Cloud Tag Comulus
Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani
Recent Post
Tampilkan postingan dengan label Info Seputar kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Seputar kimia. Tampilkan semua postingan
Selasa, 10 Januari 2012
Rabu, 14 Desember 2011
Pemenang Nobel Kimia 2011
Mempelajari Keteguhan “Daniel Shechtman”,
Ilmuwan
Israel yang Meraih Nobel Kimia 2011
Dan Schechtman adalah pemenang Nobel bidang Kimia 2011
untuk penelitiannya tentang sifat-sifat baru kristal yang kemudian dikenal
sebagai quasicrystals. Pada April 1982, Schechtman muda menemukan
fenomena tidak biasa dan tidak pernah ada di buku-buku teori saat
memadukan Aluminium dan Mangan. Teori sebelumnya menyebutkan kisi kristal hanya
memiliki dua, tiga, empat, dan enam kali
lipat- simetri- rotasi. Sementara Schechtman menemukan pula 5
dan 10.
Sebenarnya
Sabtu, 03 Desember 2011
Mahasiswa ITS Ciptakan Mobil Berbahan Lemon
Berita menggembirakan datang dari para mahasiswa kita, kali ini datang dari empat Mahasiswa Jurusan teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) yang telah berhasil membuat mobil berbahan bakar sari lemon.
Mobil yang diciptakan khusus untuk acara Taiwan 2010 Chemical Engineering Car Competition (Chem-E Car Competition) ini juga telah diuji coba pada hari kamis yang lalu.
Spektronics merupakan nama tim mereka yang terdiri dari Hardiyanto dwi ratno Wijaya (ketua), serta Donnyanto, Yeremia Yehuda, dan Rizka Nursyamsiah Ratfiandini sebagai anggota.
Panitia penyelenggara telah menetapkan bahwa jarak tempuh mobil yang dibuat adalah berjarak 30 meter yang wajib ditempuh dalam waktu maksimal dua menit. Oleh sebab itu tim ini harus membuat mobil dengan menghasilkan energi yang dapat menggerakkan mobil dengan berat tertentu dengan gerak yang tepat dan jarak yang sesuai. Maka terciptalah sebuah mobil berbahan bakar alternatif dari sari lemon.
Mobil berukuran 30 cm x 40 cm x 18 cm ini sistem kerjanya menggunakan elektrokimia dengan cairan berupa sari lemon yang diformulasi dengan CuSO4 dan ZnSO4. Air jeruk lemon yang notabentenya adalah larutan asam disuntikan dalam lubang boks berjumlah 18 yang ada di dalam mobil bermassa 2 Kg tersebut.
Mobil karya tim Spektronics ini akan diadu dengan para peserta lomba lain dari negara Asia Pasifik termasuk Amerika pada tanggal 5-8 Oktober mendatang di Howard International House (Civil Service Development Institute) Taipei, Taiwan.
Sementara itu Rektor ITS, Priyo Suprobo yang dilansir di harian Surya memberi apresiasi pada penemuan ini, “Indonesia baru pertama kali ini mengikuti kompetisi se Asia Pasifik serta ITS adalah delegasi Indonesia satu-satunya”, ujar beliau.
Kita doakan saja Tim Spektronics yang dibimbing oleh Hamzah Fansuri dan Prof. Renanto ini berhasil di ajang tersebut. Bravo Mahasiswa ITS! (dari berbagai sumber foto bukan mobil yang sebenarnya-berita diambil dari Warta.com)
sumber : http://belajarkimia.com/2010/10/mahasiswa-its-ciptakan-mobil-berbahan-lemon/
Posted by indigoMorie on Oct 01, 2010
Mobil yang diciptakan khusus untuk acara Taiwan 2010 Chemical Engineering Car Competition (Chem-E Car Competition) ini juga telah diuji coba pada hari kamis yang lalu.
Spektronics merupakan nama tim mereka yang terdiri dari Hardiyanto dwi ratno Wijaya (ketua), serta Donnyanto, Yeremia Yehuda, dan Rizka Nursyamsiah Ratfiandini sebagai anggota.
Panitia penyelenggara telah menetapkan bahwa jarak tempuh mobil yang dibuat adalah berjarak 30 meter yang wajib ditempuh dalam waktu maksimal dua menit. Oleh sebab itu tim ini harus membuat mobil dengan menghasilkan energi yang dapat menggerakkan mobil dengan berat tertentu dengan gerak yang tepat dan jarak yang sesuai. Maka terciptalah sebuah mobil berbahan bakar alternatif dari sari lemon.
Mobil berukuran 30 cm x 40 cm x 18 cm ini sistem kerjanya menggunakan elektrokimia dengan cairan berupa sari lemon yang diformulasi dengan CuSO4 dan ZnSO4. Air jeruk lemon yang notabentenya adalah larutan asam disuntikan dalam lubang boks berjumlah 18 yang ada di dalam mobil bermassa 2 Kg tersebut.
Mobil karya tim Spektronics ini akan diadu dengan para peserta lomba lain dari negara Asia Pasifik termasuk Amerika pada tanggal 5-8 Oktober mendatang di Howard International House (Civil Service Development Institute) Taipei, Taiwan.
Sementara itu Rektor ITS, Priyo Suprobo yang dilansir di harian Surya memberi apresiasi pada penemuan ini, “Indonesia baru pertama kali ini mengikuti kompetisi se Asia Pasifik serta ITS adalah delegasi Indonesia satu-satunya”, ujar beliau.
Kita doakan saja Tim Spektronics yang dibimbing oleh Hamzah Fansuri dan Prof. Renanto ini berhasil di ajang tersebut. Bravo Mahasiswa ITS! (dari berbagai sumber foto bukan mobil yang sebenarnya-berita diambil dari Warta.com)
sumber : http://belajarkimia.com/2010/10/mahasiswa-its-ciptakan-mobil-berbahan-lemon/
Posted by indigoMorie on Oct 01, 2010
Ununbium, Livermorium dan Flerovium, Unsur Baru dalam Tabel Periodik Kimia
DUA unsur baru Lv dan Fl akan segera masuk Tabel Sistem Periodik Unsur-unsur.*
Monday, June 22, 2009
Sebuah unsur kimia terbaru, dengan nomor atom 112, akan segera menempati tabel periodik unsur. Bagi kita yang masih memiliki edisi terakhir tabel periodik mesti bersiap-siap untuk segera menggantinya dengan yang baru.
Unsur baru tersebut beratnya hampir 277 kali lipat berat atom hidrogen. Unsur tersebut merupakan unsur terberat yang ada dalam tabel periodik. Unsur baru ini bersifat masif dan tidak stabil, dan hanya beberapa detik saja dapat bertahan, sebelum berubah karena mengalami peluruhan radioaktif.
Ditemukan 10 tahun yang lalu oleh tim peneliti dari Jerman GSI Helmholtz Center for Heavy Ion Research, dengan cara pembakaran atom Zinc (Zn) pada atom Timbal (Pb) dengan bantuan particle accelerator. Inti kedua atom bergabung, lalu dalam beberapa saat terjadi peluruhan. Para peneliti tersebut lalu menghitung ukuran atom, dengan cara mengukur energi yang dikeluarkan pada saat perluruhan partikel
Rabu, 12 Oktober 2011
Mengapa tubuh kita membutuhkan unsur logam?
Saya mendengar bahwa tubuh kita membutuhkan sedikit unsur logam. Akan tetapi, tubuh kita terutama terdiri dari senyawa organik. Mengapa tubuh kita membutuhkan unsur logam?Bagaimana unsur logam bekerja dalam tubuh kita?
Jawaban:
Dr. Eiichiro Ochiai, seseorang yang sedang mempelajari kimia bioanorganik, bersedia menjawab pertanyaan di atas. Secara singkat, ia berbicara tentang istilah umum kebutuhan unsur logam dalam organisme dan menggambarkan kegunaan biologis unsur logam dengan salah satu unsur logam yang paling banyak digunakan, besi (Fe). Jadi cerita berikut ini diberi judul “Sebuah Kisah Tentang Besi”
Dr. Eiichiro Ochiai, seseorang yang sedang mempelajari kimia bioanorganik, bersedia menjawab pertanyaan di atas. Secara singkat, ia berbicara tentang istilah umum kebutuhan unsur logam dalam organisme dan menggambarkan kegunaan biologis unsur logam dengan salah satu unsur logam yang paling banyak digunakan, besi (Fe). Jadi cerita berikut ini diberi judul “Sebuah Kisah Tentang Besi”
Langganan:
Postingan (Atom)

